Program Agrosilvopastura Berhasil, IDFoS Indonesia dan Pertamina Ep Cepu Panen Raya Semangka

JagatSembilan.com | Bojonegoro – PT Pertamina EP Cepu gelar Panen Raya Pertanian Hortikultura berupa semangka di kawasan hutan petak 52-A1, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (22/8/2025). Panen ini merupakan bagian dari Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru melalui program Agrosilvopastura yang yang di prakarsai oleh Pertamina EP Cepu Zona 12 dan difasilitasi oleh IDFoS Indonesia.

Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh Jajaran PT Pertamina EP Cepu diantaranya Deputy Feld Manager JTB Pertamina EP Cepu, Manager CRC, Head Office Zona 12, Tim Relation, HSSE dan BDI PT Pertamina EP Cepu. Selain itu hadir pula perwakilan sari Dinas Lingkungan Hidup, Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro, Kemenag Bojonegoro, Perhutani, DPKP, Kapolsek Ngasem, Koramil Ngasem, Camat Ngasem, Kades Ngasem, Babinsa , Asper Clangap, tim Universitas Bojonegoro, LPPM Poltana Mapena Tuban, dan tim dari Universitas Bojonegoro.

Budidaya semangka ini dikelola langsung oleh Koperasi Produsen Ngasem Maju Sejahtera milik LMDH Ngasem Barokah yang merupakan binaan Pertamina EP Cepu Zona 12. Kegiatan ini difasilitasi oleh IDFoS Indonesia dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kelestarian hutan melalui pemanfaatan lahan hutan secara produktif.

“Acara Panen Raya ini merupakan bagian dari pendekatan lingkungan hidup berbasis Agrosilvopastura. Hasilnya tidak bisa didapatkan secara instan, butuh waktu empat tahun untuk sampai di titik ini. Alhamdulillah, meskipun belum optimal, sudah ada tanda keberhasilan, khususnya di hortikultura,” ujar Joko Hadi Purnomo, Direktur IDFoS Indonesia.

Sejak 2021, program ini juga mendukung konservasi hutan. “Selain dari kegiatan ekonomi Budidaya semangka yang kali ini yang akan panen 7 Ton, program ini juga setiap tahun selalu melakukan penanaman pohon. Sampai saat ini dari tahun 2021 sudah menanam lebih dari 9.000 pohon dan rencananya menambah 4.000 pohon lagi tahun ini.” jelas Rizal Zubad, Manajer Program.

Perwakilan dari Pertamina EP Cepu, Rahmat Drajat selaku Manager CRC, mengapresiasi keberhasilan panen yang dinilai melebihi harapan. “Capaian hari ini melebihi dari yang kami perkirakan, awalnya kondisinya tidak meyakinkan, tetapi berkat kerja keras bersama, hasilnya sangat menggembirakan seperti ini. Semoga kerja sama ini berlanjut dan membawa manfaat serta menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujarnya.

Program Biru Langit Jambaran Tiung Biru yang mengintegrasikan aspek sumber mata pencaharian masyarakat dengan kelestarian lingkungan hutan serta penggunaan energi ramah lingkungan ini merupakan salah satu wujud komitmen PEPC dalam mendukung upaya dekarbonisasi menuju net zero emission. Harapannya masyarakat tetap dapat mengakses sumber mata pencaharian melalui pemanfaatan lahan hutan tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.

Melalui pendekatan agrosilvopastura, Program ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara produktivitas pertanian dan kelestarian hutan, sehingga memberi dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *