Jagatsembilan.com | Bojonegoro – Projo Ganjar Pranowo resmi dideklarasikan dan dilantik kemarin, Kamis (09/11/2023). Deklarasi dan Pelantikan itu bertempat di hotel Bonero Desa Leran Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Deklarasi Projo Ganjar Pranowo itu untuk setingkat Kabupaten yakni Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan setingkat Kecamatan Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Dari Deklarasi Projo Ganjar Pranowo Kabupaten Bojonegoro ini menjadi jelas bahwa Projo menjadi terbelah. Yang dideklarasikan kemarin adalah Projo Ganjar Pranowo dipimpin oleh Hasyim. Sedangkan Hasyim adalah ketua Projo yang lama.
Sedangkan Projo satu lagi adalah Projo yang mendukung Prabowo. Projo yang mendukung Prabowo ini dipimpin oleh Mustakim. Sedangkan Mustakim adalah sekretaris Projo yang lama.
Mustakim ketua DPC Projo Bojonegoro yang mendukung Prabowo ditemui jagatsembilan.com menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah Projo yang ia pimpin, namun Mustakim juga mengakui bahwa yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah mantan relawan Projo era 2014-2023.
“Semua warga negara itu berhak punya pilihan dan punya dukungan, tetapi yang dilakukan Projo Ganjar kemarin itu bukan projonya Pak Jokowi, namun mereka adalah mantan relawannya Pak Jokowi” terang mas Takim sapaan akrabnya. Jumat (10/11/2023).
Lebih lanjut Mustakim menjelaskan domisionernya Hasyim dan pengurus Projo Bojonegoro lain karena keberpihakan pengurus lama kepada Ganjar Pranowo.
“Ya karena mereka mendirikan Projo Ganjar itu maka didemisioner oleh pihak DPP, Kalau saya sendiri itu tidak mempersoalkan Projo Ganjar itu mau mendukung pasangan siapa, atau pasangan siapa, nggak masalah, yang penting bagaimana pemilu ini bisa adem bisa sejuk, tidak ada membully menghina pasangan yang lainnya itu aja.” Pungkasnya.

Dalam kegiatan deklarasi dan pelantikan itu nampak hadir ketua DPD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bojonegoro H. Sunaryo Abumain, selain itu juga ada Ketua DPC Partai Hanura dan Ketua DPC partai Perindo Bojonegoro.













