PW GP Ansor Jatim Tegaskan 9 Sikap Bersama Pemuda Lintas Agama di Jawa Timur

Jagatsembilan.com | Surabaya – H. Musaffa Safril Ketua Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur bersama para Ketua pemuda lintas agama menegaskan sembilan pernyataan sikap terkait dinamika sosial-politik yang terjadi di tanah air. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum di Gedung PW GP Ansor Jawa Timur, Minggu (31/8/2025) pukul 13.00–16.45 WIB.

Dalam maklumatnya, pemuda lintas iman ini menyampaikan sembilan poin sikap yang antara lain berisi ungkapan belasungkawa, desakan pengusutan kasus wafatnya Affan Kurniawan beserta korban lain dalam aksi demonstrasi, hingga ajakan menjaga perdamaian.

Selain H. Musaffa’ Safril, pernyataan sikap ini juga ditandatangani oleh Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur M. Anang Nafi’uzzaki, Ketua Pemuda LDII Jawa Timur Candra Setya Buana, Ketua PKC PMII Jawa Timur M. Ivan Akiedozawa.

Selain itu juga ada Ketua Pemuda Katolik Komda Jawa Timur Christophorus W Suryo, Ketua PD Pemuda Gembaudhi Jawa Timur Friski Fernando, Ketua Pemuda PGI Wilayah Jawa Timur R. Cahaya Purnama Putra, Ketua DPD GMNI Jawa Timur Hendra Prayogi, dan Ketua DPC GMNI Surabaya Alifto Rafif Amanda.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa’ Safril, menegaskan bahwa sikap bersama ini lahir dari keprihatinan mendalam sekaligus komitmen menjaga keutuhan bangsa.

“Kami semua merasakan duka mendalam atas wafatnya Saudara Affan Kurniawan dan para korban lainnya. Pemuda lintas agama di Jawa Timur berdiri bersama untuk menyerukan keadilan, perdamaian, serta kepedulian terhadap penderitaan rakyat,” tegas Musaffa’.

Ia juga mengingatkan agar semua pihak mengedepankan pendekatan yang menyejukkan dalam menghadapi dinamika bangsa. “Kami menolak segala bentuk tindakan anarkis dan mendorong penegak hukum untuk lebih persuasif serta humanis. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi harus dilakukan dengan cara yang beradab, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan berpihak kepada rakyat,” tambahnya.

Adapun sembilan sikap yang disampaikan pemuda lintas agama Jawa Timur meliputi:

  1. Dengan penuh duka cita, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Saudara Affan Kurniawan dan seluruh korban dalam aksi demonstrasi diberbagai daerah baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. Semoga para almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami doakan agar diberikan kekuatan dan ketabahan.
  2. Kami mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas peristiwa wafatnya Saudara Affan Kurniawan dan seluruh bentuk tindakan pelanggaran hukum yang terjadi berapa hari terakhir secara independen, profesional, transparan, dan berkeadilan.
  3. Kami mengajak seluruh elite pemerintah dan masyarakat untuk turut serta peduli terhadap penderitaan rakyat, dengan berempati dan menunjukkan sikap-sikap yang bertenggang rasa.
  4. Kami meminta sepenuhnya kepada pemerintah melakukan langkah-langkah yang berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat dan diperlukan upaya perbaikan di berbagai sektor secara menyeluruh dan berkesinambungan, sebagaimana yang telah diamanatkan oleh konstitusi.
  5. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan. Kami juga menolak segala bentuk tindakan anarkis yang dapat merusak tatanan sosial dan merugikan masyarakat luas.
  6. Kami meminta kepada penegak hukum untuk menggunakan pendekatan persuasif dan humanis dalam menghadapi dinamika yang terjadi di lapangan.
  7. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menciptakan situasi yang menyejukkan, menjaga perdamaian, dan ketertiban serta berkomitmen untuk turut serta dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing.
  8. Kami mendukung setiap penyampaian aspirasi sebagai bentuk pikiran kritis dalam menyuarakan nurani dan memperjuangkan keadilan, dengan cara-cara beradab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  9. Sebagai wujud ikhtiar spiritual, kami mengajak seluruh Kader Organisasi Pemuda Lintas Iman dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menggelar kegiatan positif dan doa bersama demi keselamatan, ketenteraman, serta kemaslahatan bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *