Ranting NU Kunci dan Ranting NU Dander Serahkan Donasi untuk Munari saat Slametan Rumah Baru

Pengurus Ranting NU Kunci dan Ranting NU Dander menyerahkan bantuan kepada Munari saat slametan rumah baru
Pengurus Ranting NU Kunci dan Ranting NU Dander menyerahkan donasi kepada Munari pada acara slametan rumah baru yang dibangun dari hasil gotong royong warga NU Dander.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Kepedulian terhadap Munari, anggota Banser Ranting Sumberagung yang menjadi korban kebakaran rumah, terus mengalir. Saat kegiatan slametan berdirinya rumah baru Munari di Dusun Kebonagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Dander, Sabtu (06/06/2026), Pengurus Ranting NU Kunci dan Pengurus Ranting NU Dander turut menyerahkan donasi untuk membantu kebutuhan Munari.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di sela-sela acara doa bersama yang dihadiri jajaran MWCNU Dander, Banser, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Bantuan yang diberikan menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas warga NU kepada kader yang sedang mengalami musibah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengasuh Ponpes Al-Munawwar Kunci, KH. Bardam Abd. Nasir, beserta istri. Dalam kesempatan itu, KH. Bardam memberikan doa sekaligus motivasi kepada Munari agar tetap kuat dan istiqamah dalam menjalankan khidmah di Nahdlatul Ulama.

Pengurus Ranting NU Kunci dan Ranting NU Dander menyerahkan bantuan kepada Munari saat slametan rumah baru
Pengurus Ranting NU Kunci menyerahkan donasi kepada Munari pada acara slametan rumah baru yang dibangun dari hasil gotong royong warga NU Dander.

“Semoga bantuan yang diberikan oleh Ranting NU Kunci, Ranting NU Dander, dan seluruh pihak yang ikut membantu ini menjadi amal kebaikan, membawa barokah, serta manfaat bagi Pak Munari,” ujar KH. Bardam Abd. Nasir.

Ia juga mengingatkan bahwa musibah yang dialami Munari tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berjuang dan mengabdi.

“Pak Munari harus tetap semangat dalam khidmah. Jangan merasa sendiri menghadapi cobaan ini. Hari ini kita semua bisa melihat bahwa banyak saudara, banyak sahabat, dan banyak keluarga besar NU yang peduli. Ini bukti bahwa Pak Munari tidak sendiri,” tuturnya.

Pengurus Ranting NU Dander menyerahkan donasi kepada Munari pada acara slametan rumah baru yang dibangun dari hasil gotong royong warga NU Dander.

Menurut KH. Bardam, kepedulian yang ditunjukkan warga NU Dander menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai persaudaraan dan gotong royong terus hidup di tengah masyarakat.

“Ketika ada warga NU yang tertimpa musibah, yang bergerak bukan hanya satu orang atau satu lembaga, tetapi seluruh elemen ikut membantu sesuai kemampuannya. Inilah kekuatan jamiyah yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Sementara itu, Munari tampak terharu menerima bantuan dan perhatian dari berbagai pihak. Sejak rumahnya terbakar beberapa waktu lalu, dukungan terus berdatangan dari keluarga besar NU, mulai dari MWCNU Dander, GP Ansor, Banser, Fatayat NU, Lazisnu, MUI Kecamatan Dander, hingga pengurus ranting NU di berbagai desa.

Rumah yang sebelumnya hangus terbakar kini telah berdiri kembali berkat donasi dan gotong royong warga NU. Bagi banyak pihak, berdirinya rumah tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol kuatnya persaudaraan, kepedulian, dan keberkahan khidmah dalam Nahdlatul Ulama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *