Jagatsembilan.com | Bojonegoro – Rumah Sakit (RS) Muslimat NU Muna Anggita terus gencar melakukan sosialisasi layanan kesehatan ke berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Kali ini, sosialisasi dilakukan di Kecamatan Bubulan, bertepatan dengan pengajian rutin Ranting Muslimat NU Ngorogunung pada Minggu (31/8/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Ummi Kamilah Sunan Drajat, Desa Ngorogunung, ini dihadiri oleh jamaah pengajian dan pengurus Muslimat NU setempat. Dalam kesempatan tersebut, pihak RS Muslimat NU Muna Anggita memberikan informasi terkait pelayanan kesehatan, fasilitas rumah sakit, serta program yang bisa diakses masyarakat.

Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita, drg. Sofan Solikin, menegaskan bahwa sosialisasi semacam ini penting dilakukan untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan rutin seperti ini, kami ingin mengenalkan fasilitas dan layanan kesehatan yang ada di RS Muslimat NU Muna Anggita. Harapannya masyarakat tidak ragu untuk memanfaatkan layanan kami, baik untuk pemeriksaan umum maupun penanganan khusus,” jelas Sofan Solikin.
Dokter Sofan, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa rumah sakit yang dipimpinnya terus berupaya meningkatkan kualitas. “RS Muslimat NU Muna Anggita senantiasa melakukan perbaikan, baik dalam hal manajemen maupun peningkatan layanan. Selain itu, kami juga sudah terhubung dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengakses pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa RS Muslimat NU Muna Anggita memiliki nilai lebih karena dikelola langsung oleh organisasi besar keagamaan. “RS Muslimat NU Muna Anggita adalah satu-satunya rumah sakit di Bojonegoro yang dikelola oleh pengurus NU. Ini menjadi bukti nyata kontribusi NU dalam bidang kesehatan untuk umat,” tegas Dokter Sofan.
Sementara itu, Biantoro, Pengurus Ranting NU Cancung, mengaku baru mengetahui bahwa NU Bojonegoro memiliki rumah sakit sendiri yang dikelola Muslimat NU. “Saya baru tahu kalau NU Bojonegoro mengelola rumah sakit, yakni RS Muslimat NU Muna Anggita. InsyaAllah saya akan segera melakukan koordinasi, supaya kalau ada warga yang sakit bisa diarahkan berobat ke sana,” ujar Biantoro kepada Dokter Sofan.

Kehadiran RS Muslimat NU Muna Anggita di tengah forum pengajian rutin ini pun mendapat sambutan hangat dari jamaah. Para peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi sekaligus berdiskusi mengenai kebutuhan layanan kesehatan masyarakat pedesaan.














