JagatSembilan.com | Surabaya – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bojonegoro bersama dengan DPC HKTI se Jawa Timur kemarin Kamis (24/07/2025) resmi dilantik oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) HKTI Jawa Timur. Acara sakral itu di Halaman Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya.
Puluhan Pengurus DPC HKTI Bojonegoro ke Surabaya dipimpin langsung oleh Nurul Azizah Ketua DPC HKTI Bojonegoro dengan menggunakan satu unit bis.
Dalam sambutannya sebelum keberangkatan, Ketua HKTI Bojonegoro Hj. Nurul Azizah menyampaikan bahwa momen pelantikan ini harus disambut dengan antusiasme dan kebersamaan.
“Hari ini kita akan melakukan pelantikan pengurus HKTI bersama-sama di Surabaya. Mari kita lakukan dengan semangat,” pinta Nurul Azizah yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Bojonegoro.

Perempuan asli Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander itu juga menekankan pentingnya membawa semangat perjuangan kemerdekaan dalam mengemban amanah organisasi.
“Karena ini menjelang Bulan Agustus, maka kita lakukan dengan semangat 45,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa HKTI Bojonegoro memiliki kewajiban untuk turut mensukseskan program-program pemerintah, terutama dalam bidang ketahanan pangan dan sektor pertanian lainnya.
Sementara itu Arum Sabil Ketua DPD HKTI Jawa Timur, mengatakan bahwa pelantikan DPC HKTI ini tidak lepas dari peran serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Bunda Khofifah memberikan contoh keteladanan, militan serta loyal. Ini yang ditanamkan kepada kami semua. Tidak mudah, kami bersama-sama untuk dirajut seperti ini kalau tidak ada simbol pemersatunya, yaitu Bunda Khofifah lah,” kata Arum Sabil.
Menurut Arum Sabil, Gubernur Jawa Timur, Khofiah Indar Parawansa disebut menjadi simbol pemersatu keluarga besar HKTI Jawa Timur. “Bersama-sama Bunda Khofifah memajukan pertanian di Jawa Timur untuk Indonesia,” ujarnya.
Oleh sebab itu, Arum Sabil meminta seluruh pengurus HKTI kabupaten dan kota di Jawa Timur mendukung penuh Khofifah Indar Parawansa karena berhasil mempersatukan petani-petani di Jawa Timur.
“Kawan-kawan seperjuangan, masih ingat dengan negara Libya yang dipimpin oleh Muammar Gaddafi? Negaranya mandiri dan makmur menjadi hancur kenapa demikian? Hancurnya sebuah bangunan organisasi baik itu organisasi pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan menghancurkan pemimpinnya,” ungkapnya.

Belajar dari sana, ia menekankan kepada seluruh pengurus DPC HKTI Jawa Timur untuk kompak. Kekompakan ini terjadi atas andil Khofifah Indar Parawansa juga.
“Jangan sampai segelintir, dua gelintir orang dengan maksud melakukan pembunuhan karakter di media sosial kepada pemimpin kita. Semua meyakini Bunda Khofifah itu orang baik. Kita juga yakin Bunda Khofifah itu adalah pemimpin yang adil juga betul?” tanya Arum Sabil kepada seluruh peserta.
Selain andil Khofifah, pada kesempatan yang sama, Arum Sabil juga mengungkapkan, Jawa Timur memiliki tagline gerbang baru Nusantara.
“Kenapa begitu? Karena Jatim adalah lumbung pangan Indonesia dan juga memiliki sumber energi baru terbarukan. Namanya Molasis yang merupakan produk sampingan dari proses pengolahan gula,” tutupnya.














