JagatSembilan.com | Bojonegoro – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kepohbaru bersama badan otonom (Banom) menggelar kegiatan ziarah muasis Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Jawa Tengah sebagai upaya menyambung sanad keilmuan dan spiritual para ulama pendiri NU. Rombongan diberangkatkan pada Senin malam (12/01/2026).
Ziarah tersebut menyasar sejumlah makam ulama besar muasis NU Jawa Tengah, yakni makam KH. Thoifur Mawardi di Purworejo, KH. Chudhori di Tegalrejo, serta KH. Dalhar di Watu Congor. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus harian MWCNU Kepohbaru, baik dari unsur Tanfidziyah maupun Syuriyah.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Kepohbaru, K. A. Zainuri, MA, bersama Rais Syuriyah KH. Ghufron Ilham turut langsung dalam rombongan ziarah tersebut. Kehadiran para pengurus inti ini menegaskan komitmen MWCNU Kepohbaru dalam menjaga tradisi ke-NU-an serta meneladani perjuangan para ulama pendiri jam’iyah.
Salah satu peserta ziarah, Rohmat Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga NU, khususnya generasi penerus. Menurutnya, ziarah muasis bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga sarana memperkuat ideologi dan semangat perjuangan Nahdlatul Ulama.
“Melalui ziarah muasis ini, kami diajak untuk kembali mengingat perjuangan para ulama dalam mendirikan dan menjaga NU. Ini menjadi penguat niat dan komitmen kami agar tetap istiqamah dalam berkhidmat di jam’iyah NU,” ujar Rohmat Hidayat yang juga Ketua PAC GP Ansor Kepohbaru pada jagatsembilan.com Selasa (13/01/2026)
Ia berharap, kegiatan sambung sanad semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar nilai-nilai keulamaan, keikhlasan, dan pengabdian para muasis NU senantiasa hidup di tengah-tengah pengurus dan warga Nahdliyin.














