Sebagai Wahana Syiar Islam, IPNU-IPPNU Mojoranu Gelar Takbir Keliling

Salah satu perwakilan Mushola di Mojoranu yang mengikuti takbir keliling
Salah satu perwakilan Mushola di Mojoranu yang mengikuti takbir keliling

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dalam rangka menyemarakkan malam Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Desa Mojoranu menggelar kegiatan takbir keliling pada Selasa (26/05/2026) malam. Kegiatan tersebut dimulai usai salat Isya hingga selesai dengan melibatkan santriwan dan santriwati dari 10 mushola yang ada di Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Takbir keliling berlangsung meriah dengan iringan lantunan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema di sepanjang jalan desa. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dengan mengenakan seragam yang stylish namun tetap bernuansa Islami, sehingga menambah semarak suasana malam takbiran.

Keseruan acara juga terlihat dari kreativitas masing-masing perwakilan mushola yang membawa berbagai ornamen Islami, mulai miniatur Kakbah hingga miniatur mushola. Tidak hanya itu, setiap rombongan juga menggunakan pengeras suara masing-masing untuk mengumandangkan takbir, sehingga suasana gema takbir terdengar semakin hidup dan menggugah semangat masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute perjalanan.

Rute kegiatan dimulai dari Balaidesa Mojoranu dan berakhir kembali di Balaidesa Mojoranu sebagai titik finish. Selain melibatkan para pelajar dan santri, kegiatan ini juga mendapat dukungan pengamanan dari Banser Ranting GP Ansor Mojoranu serta Linmas setempat guna memastikan acara berjalan aman dan tertib. Selain itu acara juga dapat dukungan dari Babinsa-Babinkamtibmas Mojoranu.

Banser, Linmas dan Babinsa-Babinkamtibmas yang ikut mengawal suksesnya takbir keliling
Banser, Linmas dan Babinsa-Babinkamtibmas yang ikut mengawal suksesnya takbir keliling

Sementara itu, Kepala Desa Mojoranu, Lukman Hakim, saat membuka kegiatan takbir keliling menyampaikan bahwa pelaksanaan takbir keliling tahun 1447 Hijriah ini merupakan yang kelima kalinya digelar di Desa Mojoranu.

“Semoga dengan dilaksanakannya takbir keliling akan menambah keberkahan bagi yang melaksanakan dan terlibat didalamnya, dan semoga keberkahan meluber untuk semua masyarakat Mojoranu secara umum,” tuturnya.

Ketua Panitia, Januar Allimatul Nadifa, mengatakan bahwa kegiatan takbir keliling ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, namun juga sebagai sarana syiar Islam dan mempererat ukhuwah antargenerasi muda di Desa Mojoranu.

“Takbir keliling ini kami selenggarakan sebagai wahana syiar Islam sekaligus untuk menumbuhkan semangat kebersamaan para santri dan pelajar di Desa Mojoranu. Kami ingin malam Iduladha terasa lebih hidup dengan gema takbir yang penuh semangat dan tetap berjalan tertib,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pengurus mushola, Banser, Linmas, hingga masyarakat Desa Mojoranu yang ikut menjaga kondusivitas selama acara berlangsung.

Selain itu, pihak panitia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan apabila selama kegiatan berlangsung terdapat kemacetan atau ketidaknyamanan di sejumlah titik jalur yang dilalui peserta takbir keliling.

“Kami mohon maaf kepada para pengguna jalan apabila aktivitas takbir keliling ini sedikit mengganggu perjalanan masyarakat. Semoga semuanya bisa memahami bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari syiar Islam dan tradisi positif masyarakat Desa Mojoranu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *