Secara Aklamasi, Wakhid Hasyim Terpilih Sebagai Ketua HPPB Tuban

Suasana Muskab HPPB Tuban

JagatSembilan.com | Bojonegoro — Wakhid Hasyim resmi terpilih sebagai Ketua Himpunan Produsen dan Pedagang Benih (HPPB) Kabupaten Tuban periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) HPPB Tuban yang digelar pada Minggu (04/12/2025) di Omah Cabe, Jalan Veteran, Kabupaten Bojonegoro.

Musyawarah tersebut dipimpin oleh Ari Sujiyanto dari Badan Pengawasan Sertifikasi Benih (BPSB) Jawa Timur. Dalam rapat yang berlangsung secara musyawarah mufakat itu, seluruh peserta sepakat menunjuk Wakhid Hasyim sebagai ketua untuk memimpin HPPB Tuban lima tahun ke depan.

Muskab ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi atas tantangan sektor perbenihan di Kabupaten Tuban. Salah satu isu strategis yang mengemuka adalah maraknya penjualan benih secara daring (online) yang belum bersertifikat resmi.

Hal tersebut disampaikan oleh Suyanto dalam forum Muskab. Ia menilai, praktik penjualan benih melalui platform online tanpa sertifikasi resmi berpotensi besar merugikan petani.

“Salah satu tantangan ke depan HPPB Tuban adalah maraknya penjualan benih secara online yang tidak bersertifikat resmi. Ini sangat merugikan petani karena kualitas benih tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Suyanto.

Menurutnya, peredaran benih ilegal di platform digital tidak hanya berdampak pada hasil panen petani, tetapi juga merusak tata kelola perbenihan yang selama ini dijaga oleh produsen dan pedagang resmi.

Selain itu, Suyanto juga menyinggung belum optimalnya hubungan kelembagaan antara HPPB Tuban dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tuban. Ia menyebut, selama ini kerja sama yang terbangun masih sangat terbatas dan lebih banyak dilakukan dengan Badan Pengawasan Sertifikasi Benih Korwil 1 Surabaya, Jawa Timur.

Sementara itu, usai terpilih secara aklamasi, Wakhid Hasyim menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota HPPB Tuban dalam Muskab tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh seluruh anggota HPPB Tuban. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus saya jalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Wakhid Hasyim.

Ia juga meminta dukungan serta bimbingan dari para senior penangkar benih di Kabupaten Tuban agar kepengurusan ke depan dapat berjalan dengan baik dan solid.

“Saya berharap dukungan dan bimbingan dari para senior penangkar benih di Kabupaten Tuban, agar HPPB Tuban bisa berjalan lebih baik dan lebih kuat,” katanya.

Ke depan, Wakhid Hasyim berharap sesama penangkar benih di Tuban dapat saling bekerja sama, baik dalam hal produksi maupun pemasaran, guna memenuhi kebutuhan pasar secara optimal.

“Ke depan, sesama penangkar benih harus bisa saling bekerja sama, baik dalam produksi maupun pemasaran,” ujarnya.

“Supaya bisa mencukupi kebutuhan pasar secara baik,” imbuhnya.

Selain penguatan internal, Wakhid Hasyim juga menaruh harapan besar terhadap terbangunnya sinergi yang lebih baik antara HPPB Tuban dan Dinas Pertanian Kabupaten Tuban pada periode kepemimpinannya.

“Saya berharap pada periode ke depan HPPB Tuban bisa bekerja sama dengan baik dengan Dinas Pertanian yang ada di Kabupaten Tuban,” ucapnya.

Menurut Wakhid, selama ini kurangnya koordinasi menjadi salah satu faktor belum maksimalnya hasil yang dicapai dalam pengembangan sektor perbenihan.

“Karena selama ini semuanya berjalan sendiri, sehingga tidak maksimal dalam hasilnya,” terang Wakhid.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, HPPB Tuban diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antarpenangkar, menjaga mutu benih, serta membangun sinergi yang lebih solid dengan pemerintah daerah demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *