Sejahterakan Petani Bojonegoro, Ini yang akan dilakukan Nurul Azizah

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Menjadi petani di Bojonegoro sungguh sangat sulit untuk meningkat kesejahteraannya. Mengapa dmikian, sebab menjadi petani sulit mendapat untung dari kerja kerasnya itu.

“Bertani di Bojonegoro itu hanya ‘nganyarne duit’. Maksudnya, hanya bisa balik modal. Itu pun jika tidak ada serangan hama. Jika terserang hama, sudah pasti rugi,” kata Guntoro, petani asal Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang.

Kenapa hanya bisa kembali modal, menurutnya, modalnya pasti besar tapi hasil panen selalu rendah, akibat harga panen selalu rendah.

Pendapat Guntoro ini di’amini’ oleh para petani lainnya yg turut hadir pada acara pertemuan kadang tani Kecamatan Gondang dan Kecamatan Sekar dengan Nurul Azizah, di Desa Senganten, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro Sabtu (06/07/2024).

Apalagi jika ketersediaan air untuk tanaman minim. Maka hasil panen dipastikan berkurang drastis.

Terhadap keluhan para petani ini, Nurul Azizah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro ini menjanjikan akan melakukan rehabilitasi saluran air yang selama ini kurang mendapat perhatian.

“Selain itu soal pupuk yang selalu sulit dan pasti mahal saat musim tanam ya? Dua hal ini kan yang menjadi problem utama dulur tani?” tanya Nurul di hadapan 130 petani yang hadir.

Serempak, para petani ini pun menjawab, betul. “Betul sekali bu, makanya mohon Bu Nurul memberi solusi yang riil untuk petani,” sambung petani lainnya.

Sebagai sekretaris daerah yang mayoritas penduduknya petani, Nurul Azizah memaparkan beberapa langkah yang akan dilakukan jika rakyat Bojonegoro memberi kepercayaan untuk memimpin Bojonegoro 2024-2029 nanti.

“Rehabilitasi jaringan irigasi dan penyediaan pupuk yang cukup, mudah dan terjangkau harganya, itu kuncinya,” katanya tegas.

Menurut Nurul yang lahir di Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander ini, dua hal ini sangat bisa dilakukan oleh pemerintah kabupaten Bojonegoro. Sebab APBD nya besar. Hanya kemauan melakukan yang tidak ada. Maka nanti akan kita lakukan demi kesejahteraan poro dulur tani,” ujarnya.

Untuk menyediakan pupuk yang cukup, mudah didapat dan harga terjangkau, Nurul menjanjikan akan mendorong berdirinya pabrik pupuk di Bojonegoro.

“Sebagian bahan baku untuk pupuk ada di Bojonegoro. Gas alam kita melimpah, bahkan sampai hari ini dibakar di udara begitu saja. Ini akan kita manfaatkan semaksimal mungkin,” paparnya.

Mendapat penjelasan mantan kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Bojonegoro ini, para petani pun kelihatan setuju dengan mengangguk anggukan kepala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *