JagatSembilan.com | Bojonegoro – Rumah Sakit Muslimat NU Muna Anggita Bojonegoro terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu program andalan yang kini berjalan rutin adalah kegiatan “Sapa Direksi”, di mana jajaran manajemen melalui Wakil Direktur (Wadir) 4, Nico Satriya, setiap hari berkeliling menyapa pasien dari kamar ke kamar untuk mendengarkan masukan, keluhan, maupun apresiasi atas layanan rumah sakit.
Komitmen Dengarkan Pasien
Nico Satriya menjelaskan, program ini lahir sebagai komitmen manajemen agar suara pasien benar-benar menjadi bahan evaluasi dan perbaikan.
“Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mendengarkan secara langsung kebutuhan pasien. Dengan cara ini, kami berharap bisa segera menindaklanjuti jika ada keluhan atau perbaikan yang dibutuhkan,” ujarnya. Selasa (23/09/2025).
Dampak Penambahan Dokter Spesialis
Dalam rangka memperkuat layanan medis, RS Muslimat NU Muna Anggita juga menambah tenaga dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis bedah umum dan dokter spesialis penyakit dalam. Penambahan ini langsung berpengaruh pada lonjakan pasien.
“Dengan adanya dokter spesialis bedah umum, tingkat hunian pasien melonjak drastis. Pada bulan ini saja, jumlah pasien yang kami tangani sudah melampaui angka 50 orang untuk bedah umum saja. Belum dari dokter spesialis lain. Rata-rata pasien menyampaikan rasa puas terhadap pelayanan yang diberikan,” terang Nico Satriya.

Fasilitas Lengkap dan Layanan Gratis
Sebagai rumah sakit kebanggaan Nahdliyyin, RS Muslimat NU Muna Anggita terus memperluas jangkauan pelayanan. Kini tersedia Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, pelayanan BPJS Kesehatan, serta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, rumah sakit juga menyediakan fasilitas jemput pasien gratis di wilayah Bojonegoro, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses cepat ke layanan kesehatan.
Direktur Tegaskan Komitmen
Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita, drg. Sofan Solikin, menegaskan bahwa program “Sapa Direksi” dan berbagai pengembangan layanan merupakan langkah nyata dalam mewujudkan rumah sakit yang ramah dan humanis.
“Kami ingin menghadirkan rumah sakit yang humanis, ramah, serta selalu terbuka terhadap kritik dan saran. Semua perbaikan ini kami lakukan demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, inovasi layanan yang terus dikembangkan diharapkan menjadikan RS Muslimat NU Muna Anggita sebagai rumah sakit pilihan utama.
“Dengan begitu, rumah sakit ini bisa terus tumbuh menjadi kebanggaan warga Nahdliyyin dan masyarakat luas,” pungkas drg. Sofan Solikin.(Amin)













