JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ketua DPRD Bojonegoro H. Abdulloh Umar menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) II Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Bojonegoro yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Bojonegoro, Minggu (07/06/2026).
Dalam sambutannya, Abdulloh Umar mengajak kader IPNU dan IPPNU Bojonegoro untuk terus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan zaman agar mampu menjawab berbagai tantangan yang akan dihadapi di masa depan.
Abdulloh Umar menyebut bahwa IPNU dan IPPNU Bojonegoro merupakan organisasi yang berisi para generasi muda yang sedang mempersiapkan diri menjadi pemimpin di masa mendatang.
“Lewat berorganisasi semacam IPNU dan IPPNU Bojonegoro ini termasuk investasi yang paling baik bagi para pelajar untuk masa depan”, kata Abdulloh Umar.
Menurut Pria yang juga Sekretaris DPC PKB Bojonegoro itu, IPNU dan IPPNU Bojonegoro menjadi salah satu organisasi yang berperan sebagai pondasi awal bagi para pelajar dalam mengembangkan kapasitas diri dan kepemimpinan.
“Maka IPNU dan IPPNU Bojonegoro ini, merupakan bibit yang harus dijaga dan dirawat semaksimal mungkin, tentu pula dengan diisi berbagai komponen dan komposisi yang tepat”, tutur Politisi Senior PKB itu.
Ia berharap IPNU dan IPPNU Bojonegoro dapat terus bergerak secara masif dalam menyiapkan generasi muda yang berkualitas dan siap menghadapi perubahan.
Abdulloh Umar juga mengingatkan bahwa tantangan yang akan dihadapi ke depan semakin kompleks, terutama berkaitan dengan perkembangan dunia digital.
“Tantangan tantangan ini sangat penting, sehingga IPNU dan IPPNU Bojonegoro harus siap menghadapi tantangan dunia digital”, harap Mas Umar sapaan akrabnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader IPNU dan IPPNU Bojonegoro untuk terus meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Hal ini sebagai langkah upaya dalam menghadapi tantangan sebagai sebuah organisasi”, ajak Abdulloh Umar.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Bojonegoro Ahmad Nasirudin menerangkan bahwa Rakercab yang digelar tahun ini merupakan rakercab kedua setelah pelaksanaan Rakercab pertama pada tahun 2025.
“Karena dalam masa kepemimpinan cabang berjalan hanya dua tahun, maka setiap satu tahun sekali IPNU menggelar rakercab”, terangnya.
Ia menjelaskan, Rakercab kali ini membahas sejumlah program strategis yang akan berdampak langsung bagi pelajar dan sekolah-sekolah di Kabupaten Bojonegoro.
“Selain itu, program lainnya adalah beberapa agenda penting yang bersifat kepemudaan, salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM) di Kabupaten Bojonegoro, dengan melalui program-program yang merujuk pada peningkatan kualitas para generasi muda,” jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, IPNU Bojonegoro telah menginisiasi gerakan pendirian komisariat di berbagai wilayah serta melakukan pendampingan langsung kepada para pelajar.
“Untuk saat ini, di Bojonegoro terdapat 15 Komisariat yang sekolahnya dibawah naungan LP Maarif NU Kabupaten Bojonegoro. Sehingga salah satu upaya IPNU untuk terus meningkatkan IPM di Bojonegoro”, ungkapnya.
Rakercab II PC IPNU dan IPPNU Bojonegoro turut dihadiri Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Sekretaris Daerah Bojonegoro, Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi PKB Miftahul Huda, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro.














