JagatSembilan.com | Bojonegoro – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU), Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesmbumi NU) dan ADM KPH Perhutani Bojonegoro giat bersama malam ini, Sabtu (17/06/2023). Kegiatan itu berupa latihan bersama Music Parking dan latihan barongsai. Kegiatan itu bertujuan untuk membentuk sinergi antara satu dengan yang lain.
Acara asik itu dilaksanakan di halaman Kantor ADM KPH Perhutani Bojonegoro Jl. Imam Bonjol No. 4 Bojonegoro dengan dihadiri oleh Irawan Darwanto Djati ADM KPH Perhutani Bojonegoro bersama dengan jajarannya, M. Fauzi Ketua Pengurus Cabang (PC) Lesbumi NU Bojonegoro beserta jajaran, Drs. Ahmad Multazam Ketua LPBINU Bojonegoro, drg. Sofan Solikin Sekretaris PC LPBINU Bojonegoro.
Selain itu juga ada pemain barongsai LPBINU Bojonegoro, serta penikmat music parking dan penikmat permainan barongsai.
Acara dimulai pada pukul 20.00 WIB diawali dengan permainan music parking oleh Lesmbumi. Beberapa lagu dengan musik akustik dibawakan oleh M. Fauzi dan rekan dengan enak. Para pengunjung sangat menikmati permainan musik parking.
Setelah itu, ganti dengan permainan barongsai. Sebelum dimulai para official barongsai berkumpul dipandu oleh drg. Sofan Solikin. Mereka melakukan doa bersama. Setelah melakukan doa alat musik kenong, Ceng dan tambur dipukul dengan keras dan berirama.
Empat pemain barongsai langsung mengenakan dua barong singa yang ada. Satu barong berwarna kuning dan satu barong berwarna hijau. Dua barong menunjukan atraksi yang sangat menarik.
Kadang melompat dengan dua kaki, kadang juga memberi hormat pada pengunjung dan gerakan lainnya yang membuat para pengunjung sangat menikmati permainan.
Irawan Darwanto Djati dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kolaborasi ini kami memang butuh, artinya hubungan kami dengan masyarakat itu kan tidak hanya sekedar Hubungan langsung, ini hubungan tidak langsung.
“Jadi perusahaan itu tidak antipati terhadap apa namanya budaya begitu sehingga kami membuka ketika ada perwakilan ke tempat saya, saya persilahkan,” kata Pak Irawan sapaan akrabnya.
Pak Irawan menambahkan, kegiatan itu untuk memberikan tambahan pendidikan buat kami warga untuk memahami akan budaya.
“Terima kasih sekali kalau memang ada lagi yang baik untuk kesenian monggo,” tambahnya.
Sementara itu Drs. Ahmad Multazam juga menyampaikan terima kasih pada pihak Perhutani yang telah memberikan fasilitas kepada kami.
“Harapannya kami untuk selanjutnya bukan hanya sekedar ini. Memang LPBINU gerakannya kebanyakan di Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim, tapi jika ada program-program lain yang bisa bersinergi malah semakin baik,” kata Pak Mul sapaan akrabnya.
Sementara itu M. Fauzi Ketua PC Lesbumi NU Bojonegoro juga menyampaikan, malam ini sangat luar biasa karena baru kali ini dua kesenian bergabung.
“Kesenian akustik musik parking dan barongsai, menyenangkan sekali,” kata Pak Fauzi.
Sementara itu drg. Sofan Solikin Sekretaris PC LPBINU Bojonegoro mengatakan, dirinya diberi amanat oleh Ketua LPBINU Bojonegoro. Untuk menampung potensi warga NU sesuai dengan keahlian.
“Alhamdulillah malam Relawan LPBINU mempunyai seni barongsai bisa kita tampung dan berdayakan saat pasca bencana,” kata Dokter Sofan panggilan akrabnya.
Pada kesempatan itu Dokter Sofan juga mengenalkan beberapa Potensi warga NU yang tergabung dalam LPBINU selain yang bisa main barongsai.
“Ada juga Tim terapi ayat suci Al-Quran biasanya Ustadz Agus kebetulan hadir malam hari ini, Thibbun Nabawi oleh Suwito. Kita juga ada tim SAR yang biasanya bergerak saat ada kejadian yang tidak diinginkan, ini Kang Sugiyarto dan sahabat lain biasanya selalu hadir,” pungkasnya