Bakti Sosial Basada Satkorcab Malang Warnai Pantai Ngliyep, Puluhan Pengunjung Dapat Layanan Terapi Tradisional

Oplus_131072

JagatSembilan.com | Malang – Suasana Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Minggu (23/11/2025), terasa berbeda. Sebanyak 34 personel Banser Husada (Basada) Satkorcab Malang menggelar bakti sosial berupa layanan terapi tradisional kepada para pengunjung.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Basada Satkorcab Malang dan PT Djasa Yasa, perusahaan pengelola kawasan wisata Pantai Ngliyep.

Sejak pagi, para anggota Basada tampak sigap memberikan beragam layanan seperti pijat tradisional, relaksasi, hingga cek kesehatan ringan kepada para wisatawan yang datang.

Banyak pengunjung menyambut antusias karena kegiatan ini membantu memulihkan stamina usai menikmati perjalanan menuju pantai.

Kepala Satuan Khusus (Kasatsus) Basada Satkorcab Malang, Kholili, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Banser Husada dalam layanan kemanusiaan.

“Baksos ini kami selenggarakan sebagai bentuk pengabdian Basada kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa wisatawan yang datang ke Pantai Ngliyep tidak hanya mendapatkan keindahan alam, tetapi juga layanan kesehatan tradisional yang aman dan bermanfaat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama dengan pihak pengelola pantai.

“Kami berterima kasih kepada PT Djasa Yasa yang telah membuka ruang kolaborasi. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi masyarakat maupun sektor pariwisata,” tambahnya.

Kholili menambahkan, Basada habis acara PAM kesehatan Konfercab. “Selesai acara Konfercab, kita langsung berangkat ke pantai pada malam hari jadi kita nginep di pantai,” terang Kholili.

Kepala Djasa Yasa Ngliyep Aripin dalam keterangannya mengatakan, sangat senang bisa kolaborasi itu dan berharap kegiatan tersebut bisa berkelanjutan.

Kegiatan bakti sosial ini rencananya akan menjadi program berkala Basada Satkorcab Malang, terutama di wilayah-wilayah wisata yang memiliki potensi keramaian pengunjung. Dengan hadirnya layanan kesehatan tradisional ini, Basada berharap wisata alam dan kenyamanan pengunjung dapat berjalan seimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *