JagatSembilan.com | Bojonegoro – RS Muslimat NU Muna Anggita kembali menggelar istighosah rutin dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) rumah sakit tersebut, Kamis (12/02/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setiap tanggal 12 ini berlangsung khidmat di Mushola RS Muslimat NU Muna Anggita.
Istighosah dihadiri oleh Hj. Tjitjik Mursyidah Muqofi, Hj. Kholifah selaku pendiri rumah sakit, drg. Sofan Solikin selaku Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita, serta jajaran manajemen dan karyawan rumah sakit.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi spiritual yang telah dirintis sejak awal berdirinya lembaga layanan kesehatan tersebut. Istighosah menjadi ikhtiar batin untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Hj. Tjitjik Mursyidah Muqofi dalam pernyataannya menyampaikan bahwa istighosah rutin merupakan amalan yang telah dirintis sejak masa awal pendirian.
“Itu adalah amalan yang dulu sejak dirintis. Ada pesan dari Bapak KH Hasyim Latif (alm) yang saat itu menjabat di PP LP Ma’arif bahwa istighosah perlu dirutinkan untuk program itu. Alhamdulillah bisa dilakukan secara rutin setiap tanggal 12 sebagai tanggal dibukanya Balai Kesehatan Muslimat NU Muna Anggita saat itu,” tuturnya.
Ia menjelaskan, program istighosah tersebut sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 pada tahun 2019. Sejak saat itu, kegiatan rutin bulanan tidak lagi dilaksanakan.
“Program ini berhenti karena Covid tahun 19, dan terhenti. Umma juga tidak tahu dari mana ide itu, tiba-tiba Bapak dr. Sofan (Direktur Muna) mengundang umma untuk kembali beristighosah. Dan selaku sesepuh yang juga perintis dari RS Muna, umma manut saja,” lanjutnya.
Menurutnya, dihidupkannya kembali tradisi istighosah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai spiritual dalam pelayanan kesehatan.
“Harapannya ke depan, dengan dihidupkan kembali amanah ini, Muna dengan seluruh pelaku yang berhidmat di layanan kesehatan ini semakin berkah,” pungkasnya.
Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita, drg. Sofan Solikin, menegaskan bahwa kegiatan istighosah rutin bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari ruh perjuangan rumah sakit yang lahir dari semangat khidmah dan pengabdian kepada umat.
Dengan kembali digelarnya istighosah setiap tanggal 12, manajemen berharap nilai-nilai spiritualitas tetap menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, sekaligus memperkuat komitmen sosial-keagamaan yang menjadi ciri khas RS Muslimat NU Muna Anggita.














