Opini  

Ketika Kiai Mahrus Aly Menantang Kekuasaan dari Mimbar Lirboyo

W Eka Wahyudi

Oleh: W Eka Wahyudi

Tahun 1971 Pesantren Lirboyo mendapatkan hadiah pemasangan listrik gratis oleh Soeharto sbg kepala negara. Konon, hadiah ini sebagai strategi politik menjelang pemilu 3 Juli 1971. Peresmian dilakukan oleh Pangdam Brawijaya Jawa Timur, Letjen. Wahono dan dihadiri oleh seluruh Dandim dan Danramil se-Jawa Timur. Di hadapan tamu undangan, ketika menyampaikan sambutan, Kiai Mahrus Aly mengucap sepatah kata apresiasi:

“Terima kasih kepada Pak Harto yang telah memberikan hadiah pada Lirboyo berupa listrik yang kalau dengan biaya sendiri bisa mencapai ratusan jutaan, bahkan mungkin miliaran.”

Setelah berterima kasih dan mendoakan, Kiai Mahrus melanjutkan, “Tapi dengan syarat tidak ada tendensi politik. Kalau ada (tendensi politik), silakan cabut kembali sekarang!”

Pesantren Lirboyo adalah perlambang, ia simbol keulamaan dan kemandirian. Pertautan antara keilmuan dan independensi sekaligus keberanian.

Nahdlatul Ulama memang harus seperti ini. Digdaya dalam penguasaan keilmuan Islam, dan gagah dalam memegang prinsip. Tidak gampang membebek dan membeo pada pemerintah yang jelas-jelas menyimpang dan hegemonial.

Suara NU hari ini ditunggu, untuk melakukan perlawanan, melakukan advokasi pada kepentingan-kepentingan jama’ah. Bukan tersandera oleh alat pemerintah, tapi sbg mitra kritis.

Memboyong para kiai untuk melakukan penutupan Munas dan Konbes di Bangkalan sebagai refleksi soko guru Mbah Kholil Bangkalan adalah sebuah ikhtiar ruhaniah agar semakin mantap menapaki mandat abad ke dua.

Namun, memboyong para ulama-kiai hanya karena alasan kehadiran Presiden, ini juga sekaligus perlambang, bahwa NU saat ini (disensor).

NU adalah sekumpulan ulama, bukan perkumpulan menteri dan komisaris. NU adalah organisasi yang bersanding mesra dengan kepentingan jama’ah. Bukan begandengan romantis dengan kepentingan politisi.

 

*) Penulis adalah W Eka Wahyudi Pemuda NU yang juga akademisi di Lamongan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *