JagatSembilan.com | Bojonegoro – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Balen menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) Tahun 2026 di Aula Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi organisasi sekaligus penguatan koordinasi untuk meningkatkan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
Muscam tersebut dihadiri pengurus PMI Kabupaten Bojonegoro, Camat Balen Achmad Syoleh Fatoni, unsur Polsek dan Koramil Balen, Kepala Puskesmas Balen, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Balen, serta para relawan PMI se-Kecamatan Balen.
Ketua PMI Kecamatan Balen, Moh. Da’un, S.Pd., menyampaikan bahwa Muscam menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun rencana kegiatan ke depan.
Menurutnya, forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat komitmen seluruh unsur PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di tengah masyarakat.
Melalui Muscam 2026, ia berharap koordinasi antara pengurus, relawan, dan berbagai pihak terkait semakin solid. Dengan demikian, PMI Kecamatan Balen dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
“Melalui Muscam ini, kami berharap koordinasi semakin kuat sehingga pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujar Moh. Da’un.
Sementara itu, pengurus PMI Kabupaten Bojonegoro, H. Mardikun, menjelaskan bahwa Muscam merupakan forum musyawarah organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Forum tersebut menjadi sarana menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah strategis bagi perkembangan organisasi di tingkat kecamatan.
Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan, keterbukaan, dan tanggung jawab dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Menurut Mardikun, PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Karena itu, nilai-nilai kemanusiaan, kesukarelawanan, dan solidaritas sosial perlu terus diperkuat, baik di lingkungan masyarakat desa maupun sekolah.
“PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Melalui Muscam ini, kami berharap nilai-nilai kemanusiaan, kesukarelawanan, dan solidaritas sosial semakin kuat,” tuturnya.
Camat Balen, Achmad Syoleh Fatoni, S.STP., juga berharap Muscam PMI Kecamatan Balen Tahun 2026 dapat menghasilkan keputusan yang konstruktif, program kerja yang bermanfaat, serta kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin aktif, responsif, dan profesional dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Ia menyebut PMI sebagai salah satu mitra pemerintah kecamatan dalam menjalankan program sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Dengan adanya PMI di Kecamatan Balen, diharapkan kerja sama dengan pemerintah kecamatan semakin kuat dalam menjalankan program kemanusiaan dan sosial di tengah masyarakat. Bersama PMI, kita perkuat kepedulian, tingkatkan solidaritas, dan hadir untuk sesama,” ujar Fatoni.
Melalui pelaksanaan Muscam tersebut, PMI Kecamatan Balen diharapkan terus memperkuat peran relawan dan meningkatkan kontribusi dalam kegiatan kemanusiaan, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Baba)













