Tanam Pohon Menjadi Penghujung Program Pengembangan Masyarakat di Desa Ngampel

JagatSenbilan.com | Bojonegoro – Jumat pagi, 13 Desember 2024, IDFoS Indonesia menggelar musyawarah serah terima Program Pengembangan Masyarakat (PPM) kerja sama antara PT Pertamina EP Zona 11 Sukowati Field dan IDFoS Indonesia yakni fasilitas taman trotoar yang secara resmi telah diserahkan kepada masyarakat Desa Ngampel. Serah terima yang dilaksanakan di Balai Desa Ngampel ini dihadiri sekitar 50 peserta, termasuk perangkat desa, ibu PKK, tokoh masyarakat, pemuda, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Purwanto, S.Sos., Kepala Desa Ngampel, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada Pertamina EP Zona 11 Sukowati Field dan IDFoS Indonesia. “Pembangunan trotoar ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sebagai jalan kabupaten, desa tidak memiliki kewenangan untuk memperbaikinya sendiri. Kehadiran Pertamina menunjukkan kepedulian nyata terhadap desa kami. Kami siap merawat fasilitas ini agar memberikan manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Rizal Zubad dari IDFoS Indonesia, menyampaikan bahwa pembangunan trotoar ini telah rampung sebelum akhir tahun 2024. Ia menambahkan, “Trotoar ini bukan sekadar jalur pejalan kaki, tetapi juga dapat menjadi pusat ekonomi ke-2 bagi Desa Ngampel. Keberadaan fasilitas seperti lapangan voli dan sekolah di sekitarnya memberikan peluang untuk pedagang kaki lima (PKL) sehingga perlu penataan agar kerapian, keindahan, dan ketertiban tetap terjaga.”

Arif Rahman Hakim Manager Sukowati Field, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung masyarakat sekitar, terutama Desa Ngampel sebagai wilayah yang sangat dekat dengan perkotaan. “Kami berharap trotoar ini tidak hanya menjadi fasilitas fisik, tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Partisipasi aktif warga sangat penting untuk menjaga dan merawat fasilitas ini, sehingga sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus berjalan,” tuturnya.

Camat Kapas, Kasmari, turut memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Ia menekankan pentingnya merawat fasilitas yang telah dibangun. “Membangun itu mudah, tapi yang sulit adalah merawatnya. Trotoar ini dapat menjadi ruang terbuka hijau, tempat rekreasi, dan sarana peneduh yang menambah estetika Desa Ngampel. Mari kita jaga bersama, jangan sampai dirusak, dan tetap perhatikan kebersihan lingkungan dengan menyediakan fasilitas penampungan sampah sementara,” pesannya.

Acara serah terima ini ditutup dengan penanaman pohon pule di sepanjang trotoar, sebagai simbol komitmen untuk keberlanjutan dan kelestarian lingkungan. Trotoar baru Desa Ngampel kini menjadi ruang sosial dan ekonomi yang diharapkan membawa manfaat luas bagi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *