Mahasiswa PAI Unugiri Kelompok 26 Mulai Program Asistensi Mengajar di MAI Banjarejo

Oleh : Putri Dharma Yanti

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Program Asistensi Mengajar (AM) mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) resmi dimulai di Madrasah Aliyah Islamiyah (MAI) Desa Banjarejo Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (01/02/2024).

Kegiatan itu melibatkan sembilan mahasiswa yang akan menjalani program selama satu bulan guna mendapatkan pengalaman langsung dalam mengajar.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Hamam Burhanudin, M.Pd.I. menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kurikulum Fakultas Tarbiyah untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan pedagogik.

“Program ini terdiri dari dua tahap, yaitu teori dan praktik. Mahasiswa telah memperoleh teori di kampus, dan kini mereka akan menerapkannya dalam praktik mengajar di sekolah. Kami berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, sejalan dengan visi Prodi PAI dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas,” terang Hamam Burhanudin.

Sementara itu, Kepala MAI Banjarejo, Lailatul Badriyah, S.E., menyambut baik kehadiran mahasiswa Asistensi Mengajar dan mengapresiasi pemilihan MAI Banjarejo sebagai lokasi program tersebut. Ia berharap kerja sama antara Unugiri dan MAI Banjarejo dapat terus berlanjut melalui Memorandum of Understanding (MoU) di masa mendatang.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa Asistensi Mengajar dan terima kasih atas kepercayaan memilih madrasah kami sebagai tempat praktik. Kami berharap MAI Banjarejo dapat menjalin kerja sama lebih lanjut dengan Unugiri melalui MoU,” harapnya.

Lailatul Badriyah juga menekankan pentingnya mahasiswa dalam menyesuaikan diri dengan karakter siswa yang beragam serta berkoordinasi dengan guru pamong, waka kurikulum, dan waka kesiswaan agar kegiatan berjalan optimal.

“Mahasiswa harus memahami karakter setiap siswa yang berbeda-beda dan berusaha untuk menyesuaikan metode pengajaran yang tepat. Selain itu, saya harap mahasiswa Asistensi Mengajar Kelompok 26 dapat bekerja sama dengan guru pamong, waka kurikulum, dan waka kesiswaan agar proses belajar mengajar berlangsung dengan baik,” ungkapnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa MAI Banjarejo menerapkan sistem pembelajaran berbasis pondok, di mana kegiatan belajar mengajar berlangsung dari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, sedangkan sore hingga malam hari diisi dengan kajian kitab. Mahasiswa Asistensi Mengajar hanya akan mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Pembukaan program Asistensi Mengajar Kelompok 26 ini ditandai dengan pernyataan resmi dari Kepala MAI Banjarejo pada pukul 09.35 WIB.

“Dengan ini, secara resmi kegiatan Asistensi Mengajar saya buka. Semoga mahasiswa dapat mengambil banyak pelajaran dan pengalaman selama di madrasah kami, serta memberikan manfaat bagi para siswa MAI Banjarejo,” kata Lailatul Badriyah.

Rangkaian acara pembukaan meliputi pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan-sambutan, penutup atau doa, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Hadir dalam acara ini Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Hamam Burhanudin, M.Pd.I., Kepala MAI Banjarejo Lailatul Badriyah, S.E., serta para guru pamong dan mahasiswa peserta Asistensi Mengajar kelompok 26.

 

Penulis adalah : Putri Dharma Yanti Mahasiswi Unugiri Prodi PAI Semester 6. Putri Dharma Yanti merupakan juara dua olimpiade PAI tingkat nasional baru-baru ini 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *