Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Unugiri: Upaya Pengembangan Literasi Fisik pada Anak Sekolah Dasar

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro melaksanakan kegiatan pengembangan literasi fisik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro hari Kamis (05/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup anak-anak, khususnya siswa kelas 5 dan 6 di sekolah tersebut, melalui pemahaman dan penerapan literasi fisik yang melibatkan guru dan siswa secara aktif. Program ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkenalkan pentingnya aktivitas fisik dalam pembentukan karakter dan pola hidup sehat bagi anak-anak.

Tim pengabdian ini dipimpin oleh Wahyu Setia Kuscahyaning Putri, yang juga bertindak sebagai pemateri utama. Selain Kuscahyaning Putri, hadir pula anggota tim yaitu Hasan Saifuddin, serta sejumlah mahasiswa dari UNUGIRI yang turut berpartisipasi, antara lain Agus Riyanto, Johan Firmansyah, Jil Kharisatus Sholihah, Presdina Ade Paramita, Umurrosyidah, Raidah Rahmatul Hana, dan Puput Novia Wulandari.

Kegiatan pengabdian ini termasuk kluster Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) yang didanai penuh oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNUGIRI, dalam rangka mendukung berbagai inisiatif pengabdian kepada masyarakat di pedesaan atau yang memerlukan perhatian khusus.

Kegiatan dimulai dengan acara pembukaan dan doa bersama. Selanjutnya, Wahyu memaparkan materi mengenai literasi fisik dengan cara yang sangat menarik dan mudah dipahami oleh para peserta, baik guru maupun siswa. Literasi fisik sendiri merupakan pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan pentingnya kegiatan fisik bagi kesehatan dan perkembangan anak, yang diharapkan dapat mendorong pola hidup sehat sejak usia dini. Dalam materinya, beliau menjelaskan bahwa literasi fisik tidak hanya mencakup keterampilan tubuh, tetapi juga pemahaman tentang manfaat olahraga bagi kesehatan, kekuatan mental, dan pembentukan karakter positif.

Dalam kegiatan ini, selain pemaparan materi teori, juga diadakan sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan peserta untuk mengajukan pertanyaan dan berinteraksi langsung dengan para pemateri. Sesi ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman peserta terkait literasi fisik dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menggali lebih dalam topik yang dibahas. Kehadiran guru-guru yang mengajar di SDN Pilang dan sejumlah siswa kelas 5 dan 6 dengan total 23 peserta membuat diskusi berlangsung interaktif dan sangat produktif. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti setiap sesi dan berbagi pengalaman mereka terkait pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari.

Setelah sesi teori selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktek literasi fisik yang dilakukan di lapangan. Salah satu permainan yang diadaptasi untuk kegiatan ini adalah permainan ular tangga yang telah dimodifikasi, di mana siswa harus mengikuti gerakan fisik tertentu yang sesuai dengan angka yang mereka pilih dalam permainan. Pemain yang mendapat angka tertentu harus melakukan gerakan fisik, seperti berlari, melompat, atau melakukan gerakan olahraga lainnya, yang tujuannya untuk meningkatkan kesehatan fisik mereka. Melalui permainan ini, siswa tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga dapat merasakan langsung manfaat aktivitas fisik melalui pengalaman yang menyenangkan dan edukatif.

Kegiatan ini dirancang agar siswa dapat belajar sambil bermain, sebuah pendekatan yang terbukti efektif dalam memperkenalkan konsep-konsep kesehatan dan kebugaran. Permainan ular tangga yang dimodifikasi ini menjadi sarana yang tepat untuk memperkenalkan gerakan-gerakan olahraga dasar yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh mereka. Dengan cara ini, siswa diharapkan dapat memahami pentingnya olahraga dan aktivitas fisik dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Sekolah Dasar Negeri Pilang sendiri, yang terletak di Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk pendidikan anak. Berdasarkan profil yang didapatkan, sekolah ini juga memiliki sarana atau tempat bermain dan belajar, termasuk untuk keperluan kegiatan olahraga yang sesuai dengan standar. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan guru mengenai pentingnya memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan fisik yang dapat mendukung kesehatan dan perkembangan anak.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan. Siswa dan guru terlihat sangat antusias dan bersemangat setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung. Melalui pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang lebih baik antara pihak sekolah, mahasiswa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kegiatan fisik dan olahraga bagi anak-anak. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya besar untuk meningkatkan literasi fisik di kalangan anak-anak sekolah dasar, yang pada akhirnya diharapkan dapat mencetak generasi yang sehat, aktif, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan tubuh melalui olahraga.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kualitas hidup anak-anak di SDN Pilang dapat meningkat, dan mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat serta aktif. Melalui pemahaman literasi fisik yang diterima, para siswa diharapkan dapat membawa manfaat tersebut ke dalam kehidupan mereka sehari-hari dan menjadi agen perubahan dalam lingkungan sekitar mereka, baik di sekolah maupun di masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk mengembangkan literasi fisik di kalangan siswa guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *