JagatSembilan.com | Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro baru-baru ini melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Selangor (UIS) Malaysia. Kerjasama itu berlangsung di kampus UIS yang berlokasi di Selangor Malaysia.
Acara penting ini juga dihadiri oleh dua lembaga pendidikan asal Malaysia, yakni Institut Kemahiran Islam Darul Ridzuan (IKDAR) dan Islamic Private Education Centre Hati Murni. MoU ini membuka peluang untuk memperluas kolaborasi antara Unugiri dan UIS, mencakup berbagai program yang bermanfaat bagi kedua belah pihak, seperti pertukaran mahasiswa, riset bersama, dan pengembangan akademik.
Sebagai langkah awal, Unugiri mengirimkan 13 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di beberapa sekolah yang berada di bawah binaan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SKIKL), Malaysia. Kegiatan KKN ini akan berlangsung dari 15 Januari hingga 10 Februari 2025, memberikan kesempatan bagi mahasiswa Unugiri untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan di luar negeri, sekaligus meningkatkan keterampilan mereka dalam konteks global.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Riset, dan Inovasi Unugiri, Ahmad Anfasul Marom, S.H.I., M.A., dengan bangga mengenalkan Unugiri sebagai universitas yang terus berkembang pesat, khususnya di bawah naungan Lembaga Perguruan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT-PBNU).
“Unugiri saat ini memiliki lima fakultas dan 18 program studi, serta didukung oleh lebih dari 5.000 mahasiswa dan 151 dosen. Dengan konsep “Eduvopreneur” yang mengusung tema “Leading the Future with Education, Innovation, and Entrepreneurship”, Unugiri berkomitmen untuk menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya mengedepankan kualitas akademik, tetapi juga inovasi dan kewirausahaan,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa Unugiri terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, baik di dunia industri, pemerintah, komunitas, maupun sektor filantropi. Kerjasama ini diharapkan dapat mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk menindaklanjuti MoU ini dengan program-program konkret yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kedua belah pihak, seperti pertukaran pelajar, seminar bersama, serta kolaborasi riset antar dosen.
Prof. Madya Dr. Zetty Nurzuliana binti Rashed, Timbalan Naib Canselor (Akademik & Pengantar Bangsaan) UIS, memberikan sambutan hangat dan penghargaan yang mendalam kepada semua pihak yang terlibat dalam penandatanganan MoU ini.
“Tujuan utama dari kerjasama ini bukan hanya untuk memenuhi indikator kinerja, tetapi lebih dari itu untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi seluruh civitas akademika di UIS dan Unugiri. Prof. Zetty berharap MoU ini akan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas, mendalam, dan berkelanjutan antara kedua universitas,” ucapnya dalam sambutan.
Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari kedua universitas. Di antaranya adalah Kepala Bidang Kerjasama Unugiri, Sahri, M.Pd.I., Dekan Fakulti Pendidikan UIS, Dr. Sapie bin Sabilan, dan Timbalan Dekan Akademik Fakulti Pendidikan UIS, Dr. Izuddin. Acara ini juga menyambut kehadiran Prof. Madya Dato’ Haji Muhammad Asri bin Haji Abdullah, Pengerusi Lembaga Pengarah IKDAR, serta Dr. Muhammad Faizal bin Tahiruddin, Rektor IKDAR, bersama Puan Siti Khadijah binti Mohni, CEO Tijarah Hatimurni Sdn. Bhd, dan Puan Anizar Binti Baharudin, Pengurus Operasi, Tijarah Hatimurni Sdn. Bhd.
Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antar universitas serta membuka peluang kerjasama yang lebih luas di masa depan. Diharapkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya membawa manfaat akademik, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pengembangan riset, inovasi, serta pengabdian masyarakat yang bermanfaat bagi kedua negara.













